Browse By

Satgas LDII DKI Jakarta Bagikan Masker untuk Warga

JAKARTA, 04/05 – Wabah Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, berimbas juga pada tatanan berkehidupan terutama ekonomi. Peraturan pemerintah dengan menerapkan social distance, physical distance hingga PSBB membuat warga masyarakat ada yang harus pulang kampung, ada pula yang mengalami penurunan penghasilan, bahkan ada yang kehilangan mata pencaharian.

Salah satu masalah di masyarakat adalah susahnya mendapatkan masker. Andai ada, harganya sudah tinggi. Untuk membantu warga masyarakat yang kesulitan mendapatkan masker, Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi DKI Jakarta membagi-bagikan masker kain (non medis) secara gratis di lima (5) wilayah Provinsi DKI Jakarta, 03/05. “Secara serempak di lima wilayah, Jakarta Pusat, Utara, Timur, Selatan, dan Barat, Satgas Covid-19 DPW LDII Provinsi DKI Jakarta membagikan masker secara gratis kepada warga masyarakat yang membutuhkan,” kata Ketua DPW LDII DKI Jakarta Dr.H.Teddy Suratmadji.

Pembagian masker secara gratis ini menurut Teddy karena masih banyak warga masyarakat yang keluar rumah tidak memakai masker, untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan masker, maka melalui satga Covid-19 DPW LDII Provinsi DKI Jakarta secara serentak bagikan masker tersebut.

Hal senada disampaikan Ketua Satgas Covid-19 LDII Provinsi DKI Jakarta H.Muhammad Ied bahwa pembagian masker ini memang karena masih banyak masyarakat yang belum memakai masker jika keluar rumah. “Seharusnya anjuran pemerintah kita ini agar tetap diam di rumah, jika tidak urgent jangan keluar, dan kalaupun keluar harus memakai masker, tujuannya agar kita tidak tertular virus corona, atau tidak menularkan virus corona, maka kita diharuskan untuk memakai masker jika keluar rumah,” ujar MH.Ied.

“Satgas Covid-19 LDII Provinsi DKI Jakarta yang tersebar di tiap-tiap wilayah sudah bekerja sejak pertengahan Maret 2020. Tugasnya turut membantu sosialisasi aturan, mendistribusikan bantuan paket sembako dan membagikan masker,” tutupnya.   (fin).