Browse By

LDII Bali Bekali Generasi Muda dengan Pelatihan Jurnalistik

DENPASAR, 23/02 –Puluhan orang perwakilan DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kabupaten/kota se-Bali mengikuti pelatihan dasar jurnalistik di Gedung Serbaguna LDII Bali, 20/02. Peserta pelatihan terdiri dari unsur sekretaris serta bidang Komunikasi Informatika dan Media (KIM). Acara digelar dengan disiplin protokol kesehatan ketat. Pelatihan jurnalistik ini memiliki misi khusus, yakni mencetak jurnalis yang andal dan profesional.

Hal itu diungkapkan Ketua DPW LDII Bali, Olih Solihat Karso. Menurut Olih, banyaknya kegiatan terutama kegiatan sosial di DPD LDII kabupaten/kota perlu dipublikasikan, sehingga bisa diketahui masyarakat luas. Untuk mewujudkan itu pengurus DPD perlu dilatih jurnalistik. “Melalui pelatihan jurnalistik ini kami ingin publikasi kegiatan LDII di DPD bisa diketahui masyarakat luas. Berita yang ditulis menggunakan bahasa yang sederhana tapi mengena,” ujar Olih.

Olih berharap setelah mengikuti latihan, peserta bisa aktif menulis kegiatan di daerahnya masing-masing. Selain untuk laporan kegiatan internal, berita tersebut juga sebagai wadah koreksi masyarakat umum dan ormas lain kepada LDII. “Kalau kegiatan kita mendapat apresiasi positif, maka akan dilanjutkan. Kalau dinilai kurang, maka akan kami koreksi,” tegas Olih.

Pelatihan jurnalistik ini terasa istimewa karena diisi Fachrizal Wicaksono, senior news editor di perusahaan lembaga riset swasta Sciograf. Pria yang akrab disapa Wicak ini memaparkan materi dasar-dasar jurnalistik. Mulai dari memilih peristiwa yang layak diberitakan, menulis struktur berita, memilih angle atau sudut pandang berita, hingga cara mengangkat judul yang menarik.

 

“Jurnalis itu profesi mulia. Tulisan kita bisa memberikan informasi pada orang banyak. Kalau informasi itu bermanfaat, maka bisa menjadi amal jariah,” tuturnya. Peserta pun terlihat sangat antusias. Hal itu bisa dilihat dari sesi tanya jawab dan praktik menulis berita. Yang menarik, peserta yang hadir datang dari ujung barat hingga ujung timur Pulau Bali. Ujung Barat Pulau Bali yaitu Kabupaten Jembrana yang jaraknya 100 kilometer lebih dari Kota Denpasar. Sedangkan ujung timur Bali adalah Kabupaten Karangasem yang jaraknya 70 kilometer dari Denpasar. Hujan yang turun sepagian tak menyurutkan niat para peserta. “Saya ikut pelatihan jurnalistik karena ingin belajar menulis berita yang baik. Hujan saya terobos biar bisa ikut acara ini,” kata Trio Setiawan, peserta dari Jembrana. (KIM)

Oleh: Sandi Jaya (contributor) / rully kuswahyudi (editor)