Browse By

Gubernur Kaltim Sukses Resmikan Rusun Santri Ponpes Al-Aziziyah Samarinda

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Isran Noor meresmikan Rumah Susun (Rusun) Santri Pondok Pesantren Al-Aziziyah yang berlokasi di Jl. Bugis Mugirejo, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Minggu (15/11).

Gubernur menyatakan bangga dan bahagia LDII membina santri-santri penerus bangsa. “Adanya rusun ini bisa menjadi prasarana untuk mendukung pembinaan penerus bangsa,” tutur Isran Noor.

“Adanya rusun ini bisa menjadi prasarana untuk mendukung pembinaan penerus bangsa,” tutur Isran Noor. “Walaupun pandemi belum usai namun kegiatan yang bernilai ibadah seperti ini tetap harus dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan LDII Insyaallah mampu menerapkannya,” tambahnya.

Selain Gubernur Kaltim, hadir Ketua MUI Kota Samarinda H. M. Zaini Naim, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Kaltim yang diwakili Dhani Kushandito, Plt.Kadis PUPR Kaltim Dadang, Asisten 3 Sekkot Samarinda Ali Fitri Noor, Kanwil Kemenag Kaltim, Kemenag Kota Samarinda, Camat Sungai Pinang Siti Hasanan dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam laporannya, Ketua YPPI HUD Wildan Taufik menjelaskan bahwa Rusun berasal dari bantuan APBN 2019 melalui Kementerian PUPR. “Rusun ini kami terima secara Fisik dari Kementrian PUPR dan diselesaikan Februari 2020 lalu. Semoga bisa Kami manfaatkan dengan baik,” tutur Wildan.

Dhani Kushandito dari SNVT mengatakan bahwa tujuan program bantuan rusun ini untuk mewujudkan rusun yang layak huni, layak fungsi, lingkungan yang sehat, aman, harmonis, dan berkelanjutan.

“Harapan kami, dengan telah selesainya bangunan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga tujuan dari program ini bisa tercapai. dan nantinya, selain bangungan fisik, juga akan ada meubeler-meubeler untuk menunjangnya” tutur Dhani.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah LDII Kalimantan Timur, Prof. Dr. Ir. Krishna Purnawan Candra memaparkan bahwa di Kaltim sudah berjalan beberapa Pondok Pesantren binaan LDII yang konsisten mencetak mubaligh dan mubalighot siap dakwah, bahkan ada sekolah formal yang terintegrasi dengan ponpes diantaranya Ponpes Bairuha Balikpapan, Ponpes Budi Luhur Mandiri Sangata, Pondok Pelajar dan Mahasiswa Nurul Islam Samarinda, Ponpes Al Aziziyah Samarinda serta saat ini sedang disiapkan Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa Al Ajwah di Balikpapan.

“Dengan adanya bantuan dari Pemerintah bagi pesantren LDII di semua wilayah Kaltim sehingga terbangun sarana prasarana yang baik, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan karena tentunya suasana belajar mengajar akan semakin nyaman. Sementara saat ini untuk pengadaan sarpras-sarpras pondok sebagian besar bersumber dari swadana warga LDII dan donatur,” tandasnya.

Acara peresmian gedung dua lantai ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Diawali dengan arak-arakan dan atraksi pencak silat Persinas Asad dari para santri, kemudian dilanjutkan dengan Murottal Al-Qur’an oleh Ananda Zaid Arya Wijaya pelajar SMP Budi Luhur Smd, sambutan-sambutan, kemudian penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, dan ditutup dengan peninjauan gedung rusun. (Aqib/LINES)

Oleh: Rully Sapujagad (contributor) / Fachrizal Wicaksono (editor)