Browse By

Alquran dan Hadits Adalah Ilmu Paling Pol dan Bekal di Akhirat Kelak

MAKANAN YANG PALING ENAK | Sedulur,makanan enak apakah yang paling kalian sukai? Rendang,sate,bakso,mie ayam,soto,kambing guling,tengkleng,ingkung ayam,seblak pedes level 5,soto mie,pecel lele,sea food,ayam goreng,ayam panggang,nasi goreng,nasi padang,warteg atau apa?

Ilmu Al Quraan dan Al Hadits itu seperti makanan enak yang kita sukai dan terfavorit,—atau seperti hidangan utama,yaitu makanan yang paling di tunggu di saat kenduren atau hajatan,makanan yang setara dengan hidangan raja raja. Sedang kitab-kitab karangan itu seperti makanan pembuka,atau makanan sehari hari terdiri dari kudapan macam singkong rebus,ubi,tiwul,grontol,gethuk,dan semua jenis makanan yang bikin cepat eneg.

Ada kisah yang di jadikan cantolan dari Ulama senior,Mbah Kaji Ubaidah. Kurang lebih begini isi cantolan Mbah Kaji Ubaidah : “Jangan seperti modin desa yang di undang kenduren (syukuran : pen),semua makanan pembuka/ kudapan ia makan dengan lahap,pas datang hidangan utamanya dia sudah wareg,eneg dan tak berselera..” Pas dengan kondisi sekarang bukan? Jadilah seperti Cak legh yang biasa prihatin,suka puasa . Ia tak akan makan kudapan harian karena dia sehari hari sudah biasa makan makanan seperti itu.

Dia akan menahan diri ketika makanan kudapan di hidangkan,tapi begitu hidangan utama yang berupa ayam geprek,sate dan ingkung panggang datang dia menyelinap paling duluan di antrian depan,diam diam dan kalem khas seorang mubaligh ia nyendok nasi secentong saja,tapi ia ambil ayam gepreknya dua,sate satu porsi isi 15 tusuk dan tak lupa dengan elegan memotong bagian paling besar ayam ingkung tepat bagian dada yang paling montok,setelah itu diam diam ia pergi ketempat duduknya dan memakan hidangannya,—lalu selang 10 menit ia beranjak membawa piring yang sudah kosong kembali ke tempat hidangan untuk nambah lagi.

Muuwanteepp rek!! Tapi jangan pula seperti orang bodoh,yang langsung makan sepiring hidangan enak dengan di “bleghkan” sekaligus ke mulut,bukannya memakan sesuap sesuap dan pelan pelan agar masuk mulut nyaman,di kunyah kunyah,lalu masuk tenggorokan lancar,meluncur ke perut nyaman dan di olah perut dengan lancar. Kalau sepiring makanan walaupun makanan paling di sukai dan terfavorit,tapi di “Bleghkan” ke mulut sekaligus,yo gak muat khan??!

Hikmah : 1.Al quran dan Al Hadits adalah ilmu yang paling pool.Tidak usah mencari referensi dari kitab-kitab karangan,yang lama kelamaan justru menggerus pemahaman kita dari intinya ilmu,yaitu Al quraan dan Al Hadits. Eneg duluan termakan kitab-kitab karangan. 2.Pun kalau ilmu Al quraan dan Al Hadits sudah kita pelajari,—jangan dengan tergesa-gesa,tapi setahap setahap,di kunyah pelan-pelan,di cerna,di endapkan,di pikirkan,agar bisa kita terapkan dalam kehidupan,bisa jadi amal sholeh. Biar kita gak kaget,gak keselek atau malah muntah muntah,gara-gara hidangan enak di blegkan sekaligus kemulut. Tidak bisa “Sa’ deg – sa’ nyek” ( Saat itu mau,saat itu harus ada :pen ) 

Oleh: Dja_gon (contributor) / Fachrizal Wicaksono (editor)

2 thoughts on “Alquran dan Hadits Adalah Ilmu Paling Pol dan Bekal di Akhirat Kelak”

Comments are closed.