Pengusaha Internet Marketing

Browse By

Walaupun Masjid Belum Selesai Dibangun Tetap I’tikaf

Malam I’tikaf di masjid yang belum jadi bukan suatu kendala untuk mencari malam Lailatul Qodar

BEKASI – Selain ibadah Puasa, shalat Tarawih, membaca Alquran/Tadarus, dan menunaikan zakat, bulan Ramadhan juga menjadi moment untuk berburu malam Lailatul Qadar. Biasanya umat muslim pun gencar beribadah di malam-malan terakhir Ramadhan dengan I’tikaf di Masjid.

Di dalam sepuluh hari yang akhir di bulan ramadhan, Alloh menyediakan satu malam yang lebih mulia dari seribu bulan yaitu malam Lailatul Qodar. Beribadah di malam Lailatul Qodar, ganjarannnya pahala lebih baik daripada pahala beribadah selama seribu bulan.

Hal ini pun yang dilakukan Wasekjen LDII H. Hasim Nasution, SE, SH saat di temuinya didalam masjid di PAC Puri Idaman, Sumber Artha, Bekasi Barat – Jawa Barat di malam I’tikaf.

Baca Al-quran, zikir, solat malam, doa, serta makan dan minum dilakukan didalam masjid

“Kami disini mengejar pahala yang sangat luar biasa, bukan suatu ukuran kondisi masjid seperti ini kami tetap melakukan I’tikaf, ada yang baca Alquran, zikir, solat malam, doa, serta makan dan minum kita dilakukan didalam masjid, jika diibaratkan lomba lari, semakin mau finis peserta lomba larinya semakin kencang.” Ujar Pria kelahiran Surabaya, yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi Kerukunan MUI Pusat.

I’tikaf berasal dari bahasa Arab akafa, yang berarti menetap atau diam dimasjid. Pengertiannya dalam konteks ibadah dalam Islam adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah SWT dan bermuhasabah (introspeksi).

Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh kemurahan dan keberkahan. Di bulan ramadhan, segala amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, untuk itu para jamaah LDII berlomba-lomba mencari dan menabung pahala kebaikan sebanyak-banyaknya. Rosulalloh SAW bersabda dalam hadits qudsi yang artinya “Sesungguhnya Tuhan kalian mengatakan: setiap satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh hingga tujuh ratus dan berpuasa adalah amalan untukKu dan Aku akan membalasnya” (HR. At-Tirmidzi).

Banyaknya pahala dan kebaikan yang dijanjikan Alloh di bulan ramadhan ini seharusnya merupakan tantangan bagi kita untuk meraihnya. Semoga kita tergolong sebagai orang yang meraih kemenangan pada 1 Syawal (kembali kepada fitrah sebagaimana waktu kita dilahirkan) melalui keberhasilan kita meraih lima sukses ramadhan. Selamat berpuasa serta berlomba menggapai lima sukses ramadhan dan semoga Allah SWT memberikan ridhoNya kepada kita semua. Amiin. (aan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *