Lataniya Web Dev

Browse By

Silaturahim Polres Sragen Dengan Pengkab PERSINAS ASAD “ Peran Pesilat Dalam Memelihara Kamtibmas di NKRI “

Sragen (2017).  Polres Sragen, Polda Jawa Tengah, Sabtu, 19 Agustus 2017, menggadakan kunjungan kerja silaturahim dengan Pengurus Kabupaten Perguruan Silat Nasional (Persinas) ASAD Kab Sragen.  Dalam rangka membangun, memperkuat masyarakat sipil (civil society) sesuai fungsi & peran Kepolisian Republik Indonesia, memberikan pembinaan masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat kesadaran hukum masyarakat serta ketaatan warga masyarakat terhadap hukum & peraturan perundang-undangan. Bertujuan untuk mewujudkan keamanan, ketertiban masyarakat & tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman & pelayanan masyarakat, serta terbinanya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak azasi manusia.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman diwakili Plt Kasat Intelkam Iptu Sumanto (Kasat Intelkam AKP Subadar Rahmad baru naik haji) & jajaran, yang hadir dari Pengkab Persinas ASAD (Bagian Bidang Pemuda, Kepanduan, Olahraga dan Seni Budaya DPD LDII Sragen), yaitu Ustadz H Sugiyanto, S.Pd (Dewan Pembina), Drs Joko Triyono (Ketua harian), Bambang, SH ( Wakil ketua), Abdul Aziz (Sekretaris), H Sugino, SH (Komisi disiplin), Sutrisno & Suraji (Bidang Pendidikan, Pelatihan Ilmu dan Seni Beladiri), Balut &  Gian Al Mubarok (Bidang Penelitian & Pengembangan), Sutarno &  Rosyid (Lembaga Pelatih). Dalam suasana kekeluargaan, persaudaraan, kesahajaan, keceriaan karena Iptu Sumanto teman lama semasa sekolah dengan Ketua Pengkab Persinas ASAD Drs Joko Triyono.

Acara dimulai presentasi selayang pandang Perguruan Silat Nasional (Persinas) ASAD oleh Drs Joko Triyono (Ketua), yang menjelaskan bahwa Persinas ASAD berasaskan Pancasila & UUD 1945, menghimpun seluruh potensi bangsa yang memiliki persamaan cita-cita, wawasan & tujuan dalam melestarikan budaya bangsa, khususnya ilmu seni bela diri pencak silat nasional yang bersumber pada aliran silat Cimande, Kunto, Cikaret, Singa Mogok, Nagan, Cikalong, Syahbandar, Garuda Mas, Sabeni, & Tangkap Menangkap.

Dengan melestarikan ilmu  & seni bela diri pencak silat, berarti melestarikan budaya bangsa, yang merupakan upaya meningkatkan kualitas mental & fisik bangsa Indonesia, guna mempercepat terwujudnya tujuan Nasional, dengan motto “Ampuh Sehat Aman Damai “. Meningkatkan kualitas SDM dalam  berperan serta melestarikan Budaya Bangsa Indonesia.

Tujuan Persinas ASAD meningkatkan kepekaan naluri masyarakat Indonesia agar dapat selalu berperilaku menjunjung tinggi hak asasi manusia berkepedulian sosial & lingkungan dalam kehidupan yang harmonis yaitu adanya keselarasan keserasian & keseimbangan di dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa & bernegara.

Dilanjut penjelaskan visi, misi, motto, SK Menkumham, kesekretariatan, struktur kepengurusan Pengkab Persinas ASAD Sragen & struktur Pengurus Besar Persinas ASAD Pusat Masa Bakti 2015-2020, kurikulum latihan.

Juga dipaparkan peran persinas ASAD yang merupakan bagian dari IPSI Sragen,  yaitu; atlit Persinas ASAD berpartisipasi dipekan Olahraga ke-1 Kab Sragen, 28 Oktober – 1 November 2014, menurunkan 30 atlit, 1 dewan pertandingan & wasit juri, menyumbang 1 mendali emas, 2 perak & 6 perunggu. Juara umum ke-3 Kejuaraan Pencak Silat Pelajar tingkat Kabupaten Sragen, 7-8 November 2015, Juara 1 SMP Putra Kelas C,F,G & Juara 2 Putra Kelas B,H, Juara 2 SMA Kelas B,C & Juara 3 Putra Kelas A,D,E,F & peran wasit juri Persinas ASAD dalam event IPSI tingkat Kabupatn, kegiatan Persinas ASAD tingkat Kabupaten, Provinsi & Nasional yang baru saja dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo, 8 -11 Agustus 2017, di Jakarta Pasangiri & Kejuaraan Remaja Persinas Asad 2017, dengan thema “ Berjiwa Besar Jadi Pendekar, Berbudi Luhur Nasehat Leluhur “ dalam menyambut & mengisi Kemerdekaan RI ke-72.

Setelah pemaparan profil Persinas ASAD dilanjutkan sambutan Polres Sragen oleh Iptu Sumanto,  mengucapkan terimkasih atas jalinan silaturahim ini,  setelah melihat paparan profil Persinas ASAD mengapresiasi perkembangan,  kekompakannya dalam menjaga seni budaya pencak silat untuk berprestasi, bukan untuk bertindak negative.  Dengan menjaga kedamaian, kondusifitas, mentaati aturan yang berlaku sudah membantu tugas Polisi.  Harapanya partisipasi masyarakat stakeholder di Sragen khusunya keluarga besar Persinas ASAD karena Polisi bekerja bersama masyarakat dalam menjaga kedamaian, ketentraman di NKRI khusunya Sragen. Untuk mewaspadai bahaya narkoba yang merusak generasi bangsa, beliau yakin keluarga Persinas ASAD tidak akan melakukan itu karena keluarganya ada yang mengaji di LDII, jika menemukan penyakit masyarakat untuk dikordinasikan dengan Polisi sebagai aparat penegak hukum karena fungsi & kewenangan, tidak bertindak sendiri. Beliau juga mendoakan semoga Persinas ASAD yang dijiwai nilai keagamaan memelopori kedamaian, kententraman, kerukunan, kantibmas guyub rukun mbangun sukowati.

Sebelum ditutup doa oleh Dewan Pembina Persinas ASAD Ustadz H Sugiyanto, S.Pd, Iptu Sumanto menyerahkan taliasih untuk pembinaan pesilat atlit Persinas ASAD yang diterima Drs Joko Triyono,  Semoga jalinan silaturahim tetap terjalin dalam membangun ketahanan masyarakat dari ancaman penyakit  masyarakat, perpecahan sesama anak bangsa. Semoga Allah memudahkan, melancarkan, diberi aman, selamat & mendapatkan barokah kepada Kepolisian Sragen dalam menjalankan tugas & tanggungjawabnya sebagai, pengayom, pelindung, pelayan masyarakat. (@nt-kimdpdldiisragen)