Lataniya Web Dev

Browse By

DPD LDII Kutai Kertanegara Gelar Rakerda 2015

Tenggarong, DPD LDII Kutai Kertanegara Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rakerda 2015, kegiatan tersebut merupakan program tahunan yang diadakan DPD LDII Kutai Kartanegara dalam menyusun program kerja satu tahun kedepan serta mengevaluasi kegiatan program kerja tahun sebelumnya. Rakerda yang dilaksanakan pada tanggal 25 April 2015 di seketariat DPD LDII Kutai Kertanegara Jl. Penyinggahan No. 41 Kel Loa Ipuh Kec Tenggarong. Rakerda dihadiri oleh 13 PC LDII Se Kab. Kutai Kartanegara Yaitu PC Samboja, PC Muara Jawa, PC Loa Janan, PC Tenggarong,PC Loa Kulu, PC Tenggarong Seberang, PC Marang Kayu, PC Muara Badak, PC Kota Bangun, PC Muara Kaman, PC Sebulu, PC Kembang janggut, dan PC Anggana serta tamu undangan lainnya.

Rakerda dibuka langsung oleh Ketua DPD LDII Kutai Kartanegara Indra Ashari, S.Hut dalam sambutannya menegaskan “bahwa organisasi yang sehat adalah jika sistem yang ada berjalan yaitu bisa menjalankan program kerja organisasi serta dapat membangun komunikasi antar pengurus dengan baik, dan dengan adanya rakerda ini diharapkan dapat membangun kerjasama serta komunikasi antara DPD, PC, dan PAC sehingga bisa menghasilkan program kerja yang baik dan bermanfaat”.

Hadir dalam acara, Komisi IV DPRD Kalimantan Timur Drs. H. Mursidi Muslim, Danramil Tenggarong Kapten Inf. Sudarmadi, Wakil Ketua DPW LDII Kalimantan Timur Drs. H. Budi Santoso, MM, Seketaris DPW LDII Kalimantan Timur Eko Budino, S.ST, M.Kes, DANRAMIL Tenggarong Kapten Inf. Sudarmadi yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan.

Wakil Ketua DPW LDII Kalimantan timur Drs. H. Budi Santoso, MM pada saat menyampaikan materi tentang Kelembanggan di hadapan peserta dan tamu undangan, menyampaikan dan memperkuat instruksi DPP LDII tentang Pelaksanaan Mou dengan instasi pemerintah (al. Kemenkominfo, Pemda), dan non Pemerintah, berbagai Mou dengan PBNU, PGRI, MUI, yaitu mengenai tentang sikap penolakan terhadap tindakan gerakan radikal yang dilakukan oleh Islamic State Iraq and Syiria (ISIS) yang sangat potensial memecah belah persatuan umat islam dan menggoyahkan keutuhan NKRI./** (Hanif)