Pengusaha Internet Marketing

Browse By

Category Archives: Liputan Khusus

Semua Berawal dari Guru

Jakarta – Dekadensi moral adalah kemerosotan atau menurunnya moral pada seseorang yang diakibatkan oleh faktor-faktor tertentu. Mulai dari korupsi, pencurian, penjarahan, perampokan, perzinahan, penipuan, pemerkosaan, pelecehan seksual, perjudian, dan masih banyak lagi, termasuk pembunuhan. Yang jelas fakta membuktikan bahwa semakin hari, akibat menurunnya kualitas moral

Walikota Abdullah Abubakar: Kota Kediri Mendukung Aktivitas Pesantren

Kediri (7/3). LDII melalui lembaga pendidikan Pondok Wali Barokah menggelar Asrama Syarah Asmaul Husna, diikuti oleh sekitar 7 ribu orang peserta yang berasal dari seluruh Indonesia. Asrama kali ini dibuka langsung oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar S.E. Dalam sambutannya ketua Pondok Wali Barokah Kediri

Presiden Joko Widodo Panggil LDII Bahas Radikalisme

Jakarta (5/2). Dalam upaya penanganan radikalisme yang semakin semarak akhir akhir ini, Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk menerima masukan dari beberapa ormas Islam, termasuk LDII, yang pada Jumat lalu diterima Presiden di istana negara. Dipimpin oleh Prof. KH. Abdullah Syam, yang juga anggota Dewan Pertimbangan

SAKO SPN Asah Wawasan Kebangsaan di Markas KOPASSUS

Jakarta (5/1). Dengan semakin besarnya ruang degradasi moral di kalangan generasi muda dan makin terbuka lebarnya ancaman kedaulatan NKRI saat ini, LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) yang merupakan salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia tergerak untuk turut andil memberikan wawasan kebangsaan kepada generasi mudanya.

Pancasila Tak Bertentangan dengan Islam

Jakarta (16/2). LDII mendukung empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, karena selaras dengan nilai-nilai Islam. Untuk itu LDII konsisten melahirkan juru dakwah yang menguatkan empat pilar kebangsaan. Pada hari kedua Pelatihan Dai Kamtibmas, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme

Presiden Jokowi: “Negara Lain Lebih Takut kepada Kita”

Menyambut pelaksanaan MEA yang dicanangkan mulai Januari 2015 membuat Negara-negara ASEAN, Pada pilar pertama cetak biru MEA, dinyatakan bahwa: ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi internasional dengan elemen aliran bebas barang, jasa, investasi, aliran modal yang lebih bebas dan tenaga kerja terampil dalam berbagai