Lataniya Web Dev

Browse By

Buka Puasa Bersama Kemenag Sragen Di Ponpes An Nur DPD LDII Sragen

Sragen (2017).  Drs.H.Fahrudin,M.Ag, Kasi PD Pondok Pesantren, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, pada Senin, 19 Juni 2017, mengadakan Safari Ramadhan 1438 H, di Pondok Pesantren An Nur, di Jl Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Sragen Wetan, komplek sekretariat Dewan Pimpinan Daerah LDII Sragen. Dihadiri  Camat Sragen Subagyo, S.Sos,MM, Sekretaris Keluarahan Sragen Wetan Marno, MSi, & warga lingkungan Ponpes

Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ustadz Sulhan yang  sudah mengkhatamkan Hadist Shoheh Bukhori, dilanjutkan sambutan oleh Pembina Ponpes An Nur, H. Sumarsono, SE,MM, dalam sambutanya mengatakan bahwa; “ Pondok Pesantren An Nur & Kantor Kementerian Agama bagaikan bapak & anak, sudilah Drs.H.Fahrudin,M.Ag, Kasi PD Pondok Pesantren, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen memberikan pembinaan dalam membangun spiritual jiwa anak bangsa ini. Kegiatan ini sarana silaturahmi, membangun tali persaudaraan, agar memperpanjang umur & menambah rezeqi.”

Dalam sambutanya Camat Sragen, Subagyo,S.Sos,MM, dengan sarana safari Ramadhan ini bisa silaturahmi sebagai camat baru untuk saling mengenal, bisa saling bahu membahu mewujudkan guyup rukun membangun Sukowati dalam menjaga ukhuwah Islamiyah. Jika para santri mudik jaga keselamatan & salam buat keluarga.

Dilanjutkan tausiah Drs.H.Fahrudin,M.Ag, Kasi PD Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, menekankan , “ Jalinan hubungan Ponpes An Nur dengan Kemenag Sragen yang sudah terjalin aktif, partisipatif, transparan & akuntabilitas perlu dijaga. Supaya Ponpes dalam membangun jiwa generasi muda di Sragen perlu dikembangan keberlanjutan, memberikan pencerahan spiritual dalam berbangsa & bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan Puasa Ramadhan & sepuluh hari terakhir ini yang merupakan malah Lailatul Qodar, bisa mengambil makna, hikmahnya baik secara spiritual, secara moralitas, secara pribadi maupun secar social bermasyarakat, berbangsa & bernegara”.

Diakhiri dengan pemberian santuan  untuk dhuafa sebagai sodaqoh agar bisa turut senang menyambut Idul Fitri nanti, agar harta menjadi lebih barokah & sebagai penghalang api neraka nanti, dilanjut buka puasa bersama & sholat magrib berjamaah.  (@nt-kimdpdldiisrg)