Lataniya Web Dev

Browse By

All posts by Adi Kurniawan

Seminar Wanita Di DPD LDII Kota Mojokerto

Bertempat di gedung Budi Utomo lt. 2 kompleks Masjid Al-Hikmah, Jl. Raya Surodinawan No. 77 Kota Mojokerto. Gedung Budi Utomo ini merupakan cikal bakal berdirinya Pondok Pesantren “Khusnul Khotimah”, sesuai dengan namanya (baca : khusnul khotimah), ponpes ini memang nantinya akan diperuntukkan untuk membina para manula secara intensif agar memasuki usia senja dapat terus mengamalkan pengamalan – pengamalan yang islami sehingga diharapkan nantinya jika akan menghadap sang Kholik dalam  keadaan KHUSNUL KHOTIMAH. Dihari Minggu, 1 Oktober 2017 gedung Budi Utomo dipenuhi oleh kurang lebih 500 ibu-ibu dan remaja putri dari seluruh Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang di seluruh kota Mojokerto. Seminar wanita yang berjudul “Keberfungsian Keluarga Dalam Gerakan Keluarga Sadar Hukum Dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba”. Seminar ini di sampaikan oleh Hj. Sri Kusumaningsih, S.Pd. MM, Hj. Mas’ula, S.Km. M.Kes, dan Hj. Lilik Susilowati, S.Sos. Di kalangan ibu-ibu dan remaja putri ketiga penyampai ini tidak asing lagi bagi mereka. Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan oleh pengarahan oleh Ketua Dewan Penasehat DPD LDII Kota Mojokerto Drs KH Gatot Subianto. Hadir pula dalam acara ini yaitu Ir. H. Sulistyo

Nobar Film G30S/PKI Di Koramil

Minggu, 24 September 2017 halaman Koramil Tarik telah di penuhi oleh ratusan orang. Di halaman ini juga terpasang layar besar yang tujuannya untuk pemutaran film “Penumpasan G30S/PKI”. Acara ini diawali dengan sambutan oleh Danramil Tarik – Kapt. (Inf) Adi Sutrisno, Danramil mengatakan bahwa pemutaran film ini bertujuan untuk mengingatkan kembali tragedi berdarah yang dilakukan oleh PKI pada tahun 1965. Dimana tahun tersebut PKI yang merupakan Partai Komunis ingin merebut secara paksa pemerintahan. Oleh karena itu dengan pemutaran film ini, kita akan sadar bahaya paham komunis yang tidak boleh hidup lagi di Indonesia. Danramil juga berpesan kepada generasi muda agar menjaga dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika. Selain itu dengan pemutaran film ini, bertujuan agar kita selalu mengingat sejarah kelam bangsa Indonesia yang tidak boleh terulang kembali. Selain Danramil, hadir dalam acara ini Drs KH. Abdul Khifli, M.Si selaku Camat Tarik, Ipda Edi Santoso (Kanit Binmas) yang hadir mewakili Kapolsek Tarik, FKPPI, GP Ansor, Banser, masyarakat, dan Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kec Tarik diwakili oleh Ketua PC LDII Kec Tarik (Adi Kurniawan) yang datang bersama 50 warga LDII yang sangat antusias menonton film tersebut. Acara ini selesai pukul 23.30 WIB

SHOLAT SUBUH BERJAMAAH BERSAMA WALIKOTA

Bertempat di Masjid Babussalam Kelurahan Wates Kota Mojokerto, pada hari Minggu, 24 September 2017, Drs. KH. Mas’ud Yunus selaku walikota Mojokerto menghadiri sholat subuh berjamaah. Selain meningkatkan derajat, sholat subuh berjamaah ini juga sebagai forum silaturrohim antar ormas islam yang ada di Kota Mojokerto. Dalam hal ini hadir dari masyarakat sekitar, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Kasie Haji dan Umroh Kemenag Kota Mojokerto, organisasi islam, dan dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di wakili oleh Ir. H. Sulistyo yang merupakan wakil ketua DPD LDII Kota Mojokerto. Dalam pesannya KH. Mas’ud Yunus berpesan “bahwa Muhammadiyah, NU, dan LDII secara dasar tidak ada perbedaan, hanya beda cabangnya saja. Tetap di jaga kerukunan dan kekompakannya agar Mojokerto tetap damai”. Dalam hal ini LDII Kota Mojokerto sangat mendukung pernyataan Walikota, terbukti dengan masuknya beberapa pengurus LDII Kota Mojokerto dalam struktur DMI (Dewan Masjid Indonesia) Mojokerto, FKUB Kota Mojokerto. Kegiatan ini rutin dilakukan oleh Walikota Mojokerto    

No Thumbnail

TEBAR QURBAN ALA LDII DESA KRAMATTEMENGGUNG

Sidoarjo-Jawa Timur.  Sejak tanggal 31 Agustus 2017 persiapan demi persiapan dilakukan oleh PAC LDII Desa Kramattemenggung guna menyambut hari raya qurban 1438 H. Di mana hari raya qurban adalah salah satu hari yang paling ditunggu-tunggu umat muslim sedunia, karena bagi yang tidak malaksanakan ibadah haji, ada sebuah pengamalan yang mempunyai nilai pahala yang besar yaitu menyembelih hewan qurban. Setelah sholat idul adha, semua jamaah LDII Desa Kramattemenggung bergegas menyiapkan diri untuk menyembelih hewan qurban. Mulai dari usia dini, ibu-ibu, muda-mudi sampai dengan usia lanjut semua larut dalam gembiranya suasana idul adha. Untuk tahun 2017/1438 H PAC LDII DesaKramattemenggung menyembelih 3 ekor sapi, dan 10 ekor kambing, alhamdulillah qurban tahun ini  meningkat dibandingkan tahun lalu. Hewan qurban di sembelih di halaman Masjid Assyafiiyah. “Untuk mempercepat kegiatan qurban kali ini, panitia qurban membagi dalam beberapa kelompok kerja, karena qurban kali ini bertepatan dengan hari jumat dan menurut kebiasaan qurban ini akan dibagikan ke penduduk sekitar agar bisa merasakan

No Thumbnail

MUROJA’AH DAN DOA BERSAMA 171717 DI MASJID ASSYAFIIYAH

17 Agustus 1945 merupakan hari yang begitu berharga bagi bangsa Indonesia, karena di tanggal itulah bangsa yang sekarang disegani dunia ini merasakan manisnya sebuah kemerdekaan. Dan di Masjid Assyafiiyah yang merupakan masjid yang menjadi kegiatan warga LDII di  desa Kramattemenggung Kec Tarik Kab Sidoarjo ini. Persiapan demi persiapan dilakukan jajaran pengurus takmir masjid Assyfiiyah untuk kegiatan “Muroja’ah Dan Doa Bersama” buah kerja sama dengan Koramil Tarik. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat Indonesia lebih kasih sayang, disamping itu untuk mendoakan negeri tercinta agar diberkahi Alloh SWT. Tepat pukul 17.00 WIB acara dibuka oleh Adi Kurniawan selaku ketua PC LDII Kec Tarik. Dalam arahannya ketua mengatakan agar mensyukuri kemerdekaan ini, dan mengisinya dengan hal-hal yang bisa membangun bangsa dan negara, karena kita tidak merasakan bagaimana sulitnya para pejuang meraih kemerdekaan ini, dan janganlah lupa bahwa ridho Alloh adalah yang terpenting dalam meraih kemerdekaan ini. Setelah sambutan ketua, acara dilanjutkan dengan Muroja’ah yang dipandu oleh Ust. H. Bambang Irawan. Dan diakhir acara ini ditutup dengan doa bersama oleh H. Djumadi Abdulloh. Disamping warga, jajaran pengurus PAC LDII Desa Kramattemenggung, jajaran pengurus PC LDII Kec Tarik, kegiatan ini juga dihadiri oleh Serma Miarso (Babinsa Desa Kramattemenggung), serta Pelda Akhmad Syafi’i (BATITUUD) dari Koramil Tarik. Setelah sholat maghrib jamaah peserta Muroja’ah Dan Doa Bersama membubarkan diri dengan tertib

PC LDII Kec Tarik Hadiri Upacara HUT RI Ke-72

Sidoarjo-Jawa Timur. Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 diperingati seluruh bangsa Indonesia. Di tanggal itulah (17 Agustus 1945) bangsa Indonesia terbebas dari belenggu penjajah. Di usianya yang ke-72, Indonesia sudah bisa menampakkan perannya dikancah dunia. Semua ini adalah berkat ridho dari Alloh SWT. Di Jawa Timur, terutama di Kecamatan Tarik HUT RI diperingati dengan suka cita, disamping perlombaan dan hal-hal yang bersifat menyemarakkan HUT RI ke-72 banyak diadakan disetiap sudut-sudut desa di Kecamatan Tarik. Di Kecamatan Tarik upacara bendera dilaksanakan di lapangan desa Janti, dan yang bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Drs KH Abdul Khifli, M.Si yang juga Camat Tarik ini. Upacara ini dihadiri oleh seluruh pejabat Forkopimka, dan ketua organisasi/lembaga di wilayah Kecamatan Tarik. Dari Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( LDII ) Kec Tarik dihadiri langsung oleh Adi Kurniawan (Ketua), dan Agus Purwoko (Sekretaris). Sedangkan untuk upacara penurunan sang saka merah putih dihadiri oleh Muslimin (Ketua PAC LDII Desa Kramattemenggung), dan Ratmaji (Bendahara). Setelah upacara penurunan sang merah putih, acara dilanjutkan dengan tasyakuran kemerdekaan yang diadakan di Pendopo Kecamatan Tarik. Acara ini dihadiri pula oleh anggota Paskibraka yang bertugas saat upacara bendera di Kecamatan Tarik.

Danramil Datangi Masjid LDII

Sidoarjo – Jawa Timur. Danramil 0816/11 Tarik Kapt. (Inf) Adi Sutrisno mengunjungi masjid Assyafiiyah yang terletak didesa Kramattemenggung, RT. 2 RW. 1 Kec Tari Kab Sidoarjo. Kunjungan Danramil ini bertujuan untuk mengikuti kegiatan pengajian rutin dibulan suci ramadhan sekaligus mengadakan komunikasi dua arah dengan warga