Browse By

Peningkatan Kompetensi LDII oleh MUI, Kemenag & Kesbangpol Provinsi NTT

(ki-ka) Drs Wahyu Winarto (Wakil Ketua Dewan Penasehat DPW LDII NTT) mendampingi narasumber Drs H Husen Anwar, Kabid Haji & Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov NTT, Drs. H. Abdul Kadir Makarim, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia NTT & Drs. Kusmanto.R. Djo Naga. M.si Kepala Bidang Seni Budaya, Agama, Ekonomi & Kemasyarakatan, Badan Kesatuan Bangsa & Politik Provinsi NTT

Kota Kupang, NTT, 2019. Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Nusa Tengara Timur (DPW LDII NTT), bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia, Kantor Kementerian Agama & Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT, di Kantor Sekretarian DPW LDII Prov NTT, Jl HR Koroh, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu, 14 Desember 2019, menggadakan  Workshop Peningkatan Kompetensi Bagi Pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia  ( LDII ) Seprovinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas Pengurus LDII tingkat Provinsi & Kabupaten / Kota &  warga LDII di NTT untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdasakan kehidupan berbangsa, dalam membangun jiwa yang Berketuhanan Yang Maha Esa, agar cita-cita NTT Bangkit, NTT sejahtera terwujud, dimana saja warga LDII di NTT mempunyai nilai & bermanfaat bagi sesama & lingkungan.

Dalam keteranganya Ketua DPW LDII Provinsi NTT Mustafa Beleng, SH,MH (juga menjabat ASN sebagai Kepala Bidang Hukum & HAM Prov NTT), menjelaskan ;

Peserta sebanyak 75  peserta, terdiri dari Dewan Penasehar & Pengurus DPW LDII Provinsi NTT, Pengurus DPD LDII Kabupaten / Kota, Perwakilan Persiapan Pembentukan DPD Kabupaten, Mubaligh dan mubaligot.

Nara sumber & materi, yaitu pertama dari  Drs. Kusmanto. R. Djo Naga. M.si,  Kepala Bidang Seni Budaya, Agama, Ekonomi &  Kemasyarakatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT, membawakan materi Peran Organisasi Kemasyarakatan Sebagai Perekat Pemersatu Bangsa, beliau bangga dengan kiprah LDII untuk ekonomi kreatif nya.

Pemateri kedua Drs  H Husen Anwar, Kabid Haji & Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi NTT, membawakan materi, Peran Kementerian Agama Dalam Membina Umat. Pesan beliau ada empat hal yang perlu diperhatikan untuk pendakwah LDII, yaitu Pendakwahnya, Objek Dakwahnya, Materi Dakwahnya, Metode Dakwahnya, Situasi dan kondisi tempat dakwahnya.

Pemateri ketiga Drs. H. Abdul Kadir Makarim, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi NTT, dengan membawakan materi, Metode Dakwah dan Kearifan lokal di Wilayah Propinsi NTT. Pada kesempatan tersebut Beliau menyampaiakan bahwa  sudah final Negara Indonesia adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila & UUD 1945.  LDII diminta supaya memberi masukan dan berkoordinasi dengan MUI Propinsi NTT terkait pendakwah LDII dimasing-masing Kabupaten/kota apabila ada kendala didalam menyampaikan Dakwahnya.  #karyanto_dpdldiikotakupang.

Narasumber diapit oleh (ki-ka) H. Sukiyat (pengusaha emping jagung), Ketua DPW LDII Mustafa Beleng, SH,MH, H. Raden Gatot Subiyanto, SH (Anggota Wanhat LDII mantan Kebag Peraturan Perundang Undangan & Bantuan Hukum BMKG), Drs. Kusmanto. R. Djo Naga. M.si, (Badan Kesatuan Bangsa & Politik Provinsi NTT), Drs. H. Abdul Kadir Makarim, (Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia NTT), Drs Baeny Purnomo ( Ketua Wanhat LDII), Drs Wahyu Winarto (Wakil Ketua Wanhat), Ustadz Adnan Abdilah.