Kalau para pemuda merasa memiliki potensi memimpin bangsa dan memiliki solusi menjadikan Indonesia lebih baik, sudah sepantasnya mereka masuk ke dalam sistem politik.
Maka, sebenarnya pantas, bila parpol yang ada saat ini mendukung Chairul Tandjung, Pramono Anung, Anis Baswedan, Roy Sembel, Yuddy Chrisnandi, ataupun Yenni Wahid. Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Prof Dr Donald A Rumokoy SH MH, berpendapat, secara konstitusional siapa pun berhak mencalonkan diri sebagai presiden selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan konstitusi dan peraturan perundangan lainnya.
Mengenai layak-tidaknya para tokoh muda untuk memimpin bangsa ini, Donald lebih menekankan pentingnya pengalaman mereka. “Mereka setidaknya harus mempunyai pengalaman yang memadai, terutama dalam struktur kenegaraan, sehingga layak dipromosikan dan mampu bersaing dengan tokoh-tokoh yang terhitung tidak muda lagi,” ujarnya.
Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Barack Obama, yang dulu pernah diisyukan sebagai seorang muslim, akhirnya memenangkan pemilihan presiden (pilpres) dengan menguasai 297 electoral votes. Obama mengalahkan pesaingnya, John McCain, dari Partai Republik yang hanya mendapat 145 electoral votes pada pemilihan, Rabu (5/11) waktu Indonesia atau Selasa (4/11) waktu AS. Kemenangan Obama ini mendapat sambutan hangat dunia Islam.